Maulid Diba'

Tsumma Arudduhu

Kemudian Aku mengembalikannya dari ‘Arsy, sebelum dingin alas tidurnya, dan ia benar-benar telah memperoleh semua yang diharapkannya.”

Maka ketika Tanah Suci Makkah telah dimuliakan karena kemuliaan beliau, sang pembaharu, terbentanglah keleluasaan menuju Makkah bagi jiwa-jiwa yang mencintainya, baik yang berjalan kaki maupun yang berkendara.

Baca juga :   Fasubhanama Khosshohu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *