Maulid Diba'

Al Hadisus Tsaniy

Hadits kedua, dari ‘Atha bin Yasar dari Ka’ab Al-Akhbar, ia berkata, “Ayahku telah mengajarkan kepadaku kitab Taurat hingga tamat, kecuali satu lembar yang tidak diajarkan dan justru dimasukkannya ke dalam peti…”

“Maka ketika ayahku meninggal, aku membuka peti itu, ternyata lembar tersebut bertuliskan;

Seorang nabi akan muncul di akhir zaman, tempat kelahirannya di Makkah, hijrahnya ke Madinah dan pemerintahannya meluas sampai ke negeri Syam..”

Beliau mencukur rambutnya dan berkain pada pinggangnya. Beliau adalah sebaik-baik nabi dan umatnya adalah sebaik-baik umat.

Mereka bertakbir mengagungkan kebesaran Allah Ta’ala di setiap tempat yang mulia. Mereka berbaris pada waktu shalat sebagaimana barisan di medan perang.

Baca juga :   Tsumma Arudduhu

Hati mereka adalah kitab sucinya. Mereka memuji Allah dalam keadaan suka maupun duka.

Sepertiga di antara mereka masuk surga tanpa dihisab (Ya Allah, jadikan kami di antara mereka)

Sepertiga lagi datang dengan dosa-dosanya, lalu diampuni. Dan sepertiga lainnya datang dengan dosa dan kesalahan besar.

Allah Ta’ala pun berfirman kepada malaikat, “Pergilah dan timbanglah amal perbuatan mereka.”

Lalu para malaikat berkata, “Wahai Tuhan kami, selain mereka telah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, tiada yang kami dapati dari mereka kecuali telah melampaui batas dalam menyia-nyiakan diri sendiri, dan dosa-dosa mereka yang sebesar gunung.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *